Misteri Insiden Roswell telah terpecahkan ?

 

Pada pertengahan 1947, sebuah objek yang diduga cakram terbang jatuh di sebuah peternakan dekat Roswell, New Mexico.

Minat terhadap insiden ini berkurang sampal pada akhir tahun 1970an, dan mulai tumbuh kembali ketika ufologist mulai mempromosikan berbagai teori konspirasi yang semakin rumit, mengklaim bahwa satu (atau lebih) pesawat telah jatuh, dan bahwa makhluk luar angkasa telah ditemukan oleh militer, yang kemudian terlibat dalam usaha menutupi insiden ini.


Kejadian Roswell 1947

Pada 14 Juni 1947, William Brazel, seorang mandor yang bekerja di rumah pekarangan Foster, melihat kumpulan puing-puing sekitar 50 km sebelah utara Roswell, New Mexico (Berdasarkan siaran pers dari Roswell Army Air Field (RAAF) Brazel menemukan puing-puing itu di awal Juli).

Kepada Roswell Daily Record Brazel mengatakan bahwa dia dan anaknya melihat "area besar dari reruntuhan cerah yang terbuat dari potongan-potongan karet, kertas timah, kertas yang agak keras dan tongkat kayu."

Dia tidak terlalu memperhatikannya tetapi kembali pada 4 Juli dengan anak, istri, dan putrinya untuk mengumpulkan puing-puing.

Beberapa laporan mengatakan Brazel telah mengumpulkan beberapa puing-puing, menggulungnya dan menyembunyikannya di bawah semak-semak.

Keesokan harinya, Brazel mendengar laporan tentang "piring terbang" dan bertanya-tanya apakah benda itu yang telah diambil olehnya.

Pada 7 Juli, Brazel melihat Sheriff Wilcox dan "berbisik seperti rahasia" bahwa dia mungkin telah menemukan cakram atau piring terbang.

Laporan lain mengutip Wilcox mengatakan bahwa Brazel melaporkan objek tersebut pada 6 Juli.

Wilcox memanggil RAAF Major Jesse Marcel dan seorang "pria berpakaian biasa" menemani Brazel kembali ke peternakan di mana lebih banyak potongan-potongan diambil.


Marcel mengatakan :

"[Kami] menghabiskan beberapa jam pada senin sore [7 Juli] mencari bagian lain dari perangkat cuaca. Kami menemukan beberapa potongan kecil dari kertas timah dan karet."

Antara tahun 1978 dan awal tahun 1990an, peneliti UFO seperti Stanton T. Friedman, William Moore, Karl T. Pflock, dan tim dari Kevin D. Randle dan Donald R. Schmitt mewawancarai beberapa ratus orang yang mengklaim memiliki hubungan dengan kejadian di Roswell pada tahun 1947.

Ratusan dokumen diperoleh melalui permintaan Freedom of Information Act, bersama dokumen lain seperti Majestic 12 yang diduga bocor oleh orang dalam.

Kesimpulan mereka adalah setidaknya satu pesawat luar angkasa milik alien telah jatuh di dekat Roswell, mayat alien telah ditemukan, dan pemerintah menutup-nutupi kejadian tersebut.

Selama bertahun-tahun, buku, artikel, dan televisi telah membuat Insiden Roswell menjadi sangat terkenal.

Pada pertengahan 1990an, jajak pendapat pulik seperti polling CNN/Time 1997, mengungkapkan bahwa mayoritas orang yang diwawancarai percaya bahwa alien memang pernah mengunjungi Bumi, dan bahwa alien telah mendarat di Roswell, tetapi semua informasi yang relevan dirahasiakan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Pada tahun 1978, fisikawan nuklir dan penulis Stanton T. Friedman mewawancarai Jesse Marcel, satu-satunya orang yang diketahui telah menemani puing-puing Roswell dari tempat itu ditemukan ke Forth Worth di mana wartawan melihat puing-puing yang diklaim sebagai bagian dari objek yang ditemukan.

Laporan itu memberi Friedman dan yang lainnya pada tahun-tahun berikutnya mengangkat Roswell dari insiden yang terlupakan menjadi kasus UFO paling terkenal sepanjang masa.

Buku konspirasi pertama tentang Roswell adalah The Roswell Incident (1980) oleh penulis Charles Berlitz and William Moore, yang sebelumya menulis buku-buku populer tentang Eksperimen Philadelphia and Segitiga Bermuda.

Sejarawan Kathy Olmsted menulis bahwa materi dalam buku ini telah dikenal sebagai "versi 1" dari mitos Roswell.

Berlitz dan Moore menyatakan bahwa pesawat alien terbang di atas gurun New Mexico untuk mengamati aktivitas senjata nuklir Amerika Serikat, tetapi jatuh setelah terkena petir, menewaskan alien di dalamnya, dan pemerintah menutup-nutupinya.

The Roswell Incident menampilkan laporan dari puing-puing yand ditemukan Marcel sebagai "tidak ada yang dibuat di Bumi ini".

Laporan tambahan dari Bill Brazel (anak Mac Brazel), Floyd Proctor dan Walt Whitman Jr. (anak wartawan W. E. Whitman yang mewawancari Mac Brazel), menyarankan puing-puing yang ditemukan oleh Marcel memiliki kekuatan super yang tidak berhubungan dengan balon cuaca.

Buku ini memasukkan konten perdebatan bahwa puing-puing yang ditemukan oleh Marcel di peternakan Foster, dapat terlihat dalam foto-foto yang menunjukkan Marcel berpose dengan puing-puing, lalu diganti dengan puing-puing dari perangkat cuaca (balon cuaca) sebagai bagian dari upaya menutupi-nutupi kejadian tersebut.

Buku itu juga mengklaim bahwa puing-puing yang diambil dari peternakan tidak diizinkan untuk diperiksa secara dekat oleh pers.

Upaya oleh militer itu digambarkan sebagai "dimaksudkan untuk tidak mempercayai" dan "mengurangi tumbuhnya histeria terhadap piring terbang".

Dua laporan dari saksi intimidasi dimasukkan ke dalam buku, termasuk penahanan Mac Brazel.

Buku itu juga memperkenalkan kisah-kisah insinyur sipil Barney Barneet dan sekelompok mahasiswa arkeolog dari universitas yang tidak dikenal, yang melihat reruntuhan dan mayat alien saat berada di gurun.

Pada tahun 1991, Kevin Randle dan Donald Schmitt menerbitkan UFO Crash at Roswell. Mereka menambahkan 100 saksi mata baru, mengubah dan memperketat narasi dan memasukkan beberapa "sinister" baru.

Gleen Dennis disebut sebagai saksi yang dianggap penting pada tahun 1989, setelah memanggil hotline ketika sebuah episode Unsolved Mysteries menampilkan insiden Roswell.

Penjelasannya tentang autopsi alien Roswell adalah laporan pertama yang mengatakan ada mayat alien di Pangkalan Udara Tentara Roswell.

Buku Randle dan Schmitt terjual 160.000 kopi.

Pada tahun 1992, Stanton Friedman kembali memasuki tempat kejadian dengan bukunya sendiri Crash at Corona, yang ditulis bersama Don Buerliner, penulis buku tentang luar angkasa dan penerbangan.

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Olympus Mons, Gunung Berapi Tertinggi di Tata Surya

Asteroid Sebesar Lapangan Sepak Bola Nyaris Menabrak Bumi

Arkeolog Temukan Dapur Kuno Berusia 4500 Tahun Dekat Piramida Giza